Sedapnya Mie Ayam Sehat Warna-Warni WASEGI

Pengen merasakan kelezatan Mie Ayam ini ? Anda dapat merasakannya di Foodcourt Yogya Toserba Sukabumi Lantai 3

Galeri Online Produk UMKM Sukabumi

Sekarang cari oleh-oleh produk khas Sukabumi semakin mudah dengan telah diluncurkannya galeri/toko online lengkap produk UMKM Sukabumi. Anda bisa mengunjunginya di : www.ProdukSukabumi.com

Dinamika Bisnis Anda Bisa Ditampilkan Disini

Dinamika bisnis anda di Sukabumi dapat ditampilkan dalam website ini. Anda dapat mengirimkan informasi bisnis melalui alamat email : redaksi@bisnissukabumi.com

Dinamika Bisnis Anda Bisa Ditampilkan Disini

Dinamika bisnis anda di Sukabumi dapat ditampilkan dalam website ini. Anda dapat mengirimkan informasi bisnis melalui alamat email : redaksi@bisnissukabumi.com

Galeri Online Produk UMKM Sukabumi

Sekarang cari oleh-oleh produk khas Sukabumi semakin mudah dengan telah diluncurkannya galeri/toko online lengkap produk UMKM Sukabumi. Anda bisa mengunjunginya di : www.ProdukSukabumi.com

Tampilkan postingan dengan label aspekindo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aspekindo. Tampilkan semua postingan

4 Maret 2012

Kantor ASPEKINDO Jabar Disegel Pengurus Kabupaten

BANDUNG - Kantor Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Konstruksi Indonesia (DPP Aspekindo) Jawa Barat di Jalan Batik Kumeli Kelurahan Sukaluyu Kecamatan Cibeunying Kaler Kota Bandung disegel oleh 15 pengurus Aspekindo kabupaten di Jawa Barat pada Jumat malam. Aksi penyegelan kantor itu dilakukan sebagai bentuk mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Aspekindo Jawa Barat. 
Berdasarkan pantauan "PRLM", Minggu (4/3), Kantor Aspekindo di Jalan Batik Kumeli itu terlihat sepi, spanduk bertuliskan "Disegel" masih terpasang di kantor tersebut. Begitu juga pintu pagar terkunci gembok, terlihat tidak ada aktivitas di kantor tersebut. Dalam spanduk tersebut juga dituliskan, "Aspekindo Jabar sudah demisioner sesuai mosi tidak percaya dari pengurus Aspekindo kabupaten." 
Ketua Aspekindo Kabupaten Bandung, Yus Hermansyah mengatakan penyegelan itu dilakukan oleh 15 orang ketua Aspekindo kabupaten/kota di Jawa Barat pada Jumat (2/2) malam seusai rapat dengan pengurus kabupaten di Hotel Majestic Jln. Surya Sumantri Kota Bandung. "Dari hasil rapat itu, 15 pengurus Aspekindo kota/kabupaten sepakat untuk melakukan penyegelan sebagai bentuk sudah tidak percaya pada pengurus Aspekindo Jabar," katanya. 
Sebelum penyegelan, mereka lapor kepada Polsek Cibeunying Kaler, kemudian setelah itu dilakukan penyegelan dengan memasang spanduk dan memasang gembok pada pintu pagar. Surat mosi tidak percaya juga akan dilayangkan ke Aspekindo Pusat yang akan dilayangkan pada Senin (5/3). Menurut Yus, mosi tidak percaya itu keluar karena pengurus Aspekindo Jabar tidak melaksanakan rapat pimpinan propinsi Jabar, pelayanan sangat buruk dan banyak hal lain sehingga roda organisasi tidak jalan. "Salah satu contoh, sewaktu pelantikan kepengurusan Aspekindo Bandung Barat sampai habis jabatannya surat keputusannya tidak turun," katanya. 
Kemudian menurut Yus, pengurus Aspekindo 14 kabupaten di Jawa Barat menginginkan adanya pergantian pada jabatan sekretaris dan wakil sekretaris di Aspekindo Jabar karena keduanya bukan pengusaha kontruksi bahkan tidak punya SBU (sertifikat badan usaha), padahal hal itu wajib dalam AD/ART. Yus mengatakan, pihaknya bersama pengurus Aspekindo kabupaten lainnya sudah beberapa kali melakukan komunikasi dengan pengurus terutama dengan ketua Aspekindo Jabar, Jamintar Manurung. Namun tidak ada titik temu sehingga pengurus Aspekindo kabupaten/kota hilang kesabaran hingga melakukan penyegelan terhadap kantor Aspekindo Jabar. "Kepemimpinan Aspekindo Jabar sudah tidak jalan lagi dengan pengurus kabupaten sehingga kami berontak," katanya. 
Sementara itu, Ketua Aspekindo Jabar, Jamintar Manurung saat dikonfirmasi adanya penyegelan tersebut, mengatakan penyegelan tersebut sudah menjadi gangguan terhadapnya. Dari itulah, pengurus Aspekindo Jabar telah melaporkan penyegelan itu kepada pihak kepolisian. "Sebenarnya kami sebagai warga negara menghargai adanya perbedaan pendapat. Begitu juga kalau tidak puas boleh saja. Namun caranya tidak seperti itu karena secara prosedural organisasi tidak tepat. Seharusnya dilakukan dengan cara musyawarah," katanya melalui telepon selulernya, Minggu (4/3). (PRLM)

4 Februari 2011

Mantan Politisi Pimpin Aspekindo

Jurnal Sukabumi - Mantan anggota DPRD, Budi Rahardjo mendapat kepercayaan menjabat Ketua Asosiasi Pengusaha Kontruksi Nasional Indonesia (Aspekindo) Kabupaten Sukabumi periode 2011 -2015. Sosok yang pernah akrab sebagai politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini terpilih secara aklamasi dalam kegiatan Musyawarah Kabupaten (Muskab) Aspekindo yang berlangsung di Hotel Augusta Cibadak, Rabu (26/1) kemarin.
Tampilnya Budi sebagai Ketua Aspekindo Kabupaten Sukabumi tidak lepas dari kejelian pimpinan rapat yang dikendalikan perwakilan Aspekindo Jawa Barat, Marcel Sule. Waktu itu Marcel berhasil menggiring peserta Muskab Aspekindo untuk mengkaji salah satu pasal mengenai persyaratan bakal calon ketua. Dari dua bakal calon yang siap memperebutkan jabatan Ketua Umum, diketahui salah seorang bakal calon yang berdomisili di Kota Sukabumi.
Pembahasan mengenai persyaratan domisili ini mengakibatkan ditunda selama lima menit. Setelah sidang dilanjutkan, Pimpinan Rapat memutuskan bakal calon yang berdomisili dari luar Kabupaten Sukabumi tidak punya hak untuk dipilih. Keputusan ini mengakibatkan pencalonan Dudi Pratama batal secara hukum.
”Khusus untuk jabatan Ketua Umum DPK Aspekindo persyaratannya harus berdomisili di Kabupaten Sukabumi. Maka dari itu pencalonan Dudi Pratama batal secara hukum,” kata Marcel.
Karena bakal calon hanya tinggal satu orang, pimpinan rapat akhirnya meminta persetujuan dari seluruh peserta Muskab. Hasilnya memastikan Budi Raharjo tampil sebagai Ketua Aspekindo Kabupaten Sukabumi periode 2011 – 2015 menggantikan Muhammad Haris. Untuk menjalankan roda organisasinya, Budi akhirnya menunjuk Dasep Surachman sebagai sekretaris dan Bendahara diserahkan kepada Iang Ridwan.
Dalam kesempatan itu, Budi mengaku siap membawa DPK Aspekindo Kabupaten Sukabumi lebih laju dari periode sebelumnya. Sasaran jangka pendeknya akan segera melakukan upaya konsilodasi organisasi. Selain itu, Budi juga siap menjadikan Aspekindo sebagai mitra Pemerintah Daerah.
= Rojab Asy’ari