Sedapnya Mie Ayam Sehat Warna-Warni WASEGI

Pengen merasakan kelezatan Mie Ayam ini ? Anda dapat merasakannya di Foodcourt Yogya Toserba Sukabumi Lantai 3

Galeri Online Produk UMKM Sukabumi

Sekarang cari oleh-oleh produk khas Sukabumi semakin mudah dengan telah diluncurkannya galeri/toko online lengkap produk UMKM Sukabumi. Anda bisa mengunjunginya di : www.ProdukSukabumi.com

Dinamika Bisnis Anda Bisa Ditampilkan Disini

Dinamika bisnis anda di Sukabumi dapat ditampilkan dalam website ini. Anda dapat mengirimkan informasi bisnis melalui alamat email : redaksi@bisnissukabumi.com

Dinamika Bisnis Anda Bisa Ditampilkan Disini

Dinamika bisnis anda di Sukabumi dapat ditampilkan dalam website ini. Anda dapat mengirimkan informasi bisnis melalui alamat email : redaksi@bisnissukabumi.com

Galeri Online Produk UMKM Sukabumi

Sekarang cari oleh-oleh produk khas Sukabumi semakin mudah dengan telah diluncurkannya galeri/toko online lengkap produk UMKM Sukabumi. Anda bisa mengunjunginya di : www.ProdukSukabumi.com

Tampilkan postingan dengan label Emas Perak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Emas Perak. Tampilkan semua postingan

11 Agustus 2011

Tambang Emas Illegal Cigaru Disegel

Palabuhanratu – Kalangan dewan hanya bisa prihatin atas tewasnya kakak beradik di tambang emas ilegal di Blok Putaran, Cigaru, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan. Ketua DPRD kabupaten Sukabumi, Badri Suhendi pun tak bisa mendesak pemkab untuk menutup galian ilegal yang menewaskan Nuryadin (23) dan Febi Lesmana (19) warga  Kp. Ciletuh RT 35/RT 08, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan itu.
Badri meminta, pemerintah dan unsur-unsur yang berkepentingan agar  mengantisipasi terulang kembali kejadian serupa. “Saya harap pemerintah segera mengambil tindakan. Minimal jangan sampai penambang jadi  korban lagi,” kata Badri.
Menurut Badri, tambang rakyat itu tak memenuhi standar penambangan makanya rentan peristiwa maut ini terulang lagi. “Saya minta penambang bekerja sesuai protap penambangan  untuk keselamatan. Jangan sampai untuk mencari nafkah sementara keselamatan jiwa terabaikan,” imbuhnya.
Dia turut belasungkawa atas tewasnya   korban tambang emas itu. Dia juga menghimbau penambang agar mengikuti arahan pemerintah. “Bila ada masalah seperti ini, harusnya pemilik izin yang mengurusnya. Tapi karena ilegal tak ada yang bisa disalahkan,” pintanya.
Di tempat terpisah, dua korban Nuryadin (23) dan Febi Lesmana (19) dimakamkan di tempat pemakamam umum (TPU) Pasawahan, Kecamatan Simpenan  Selasa (9/8) sore.
Sedangkan, Ketua badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Dede Kusdinar terlihat dilokasi saat pemakaman korban. dan  memberikan santunan pada keluarga korban.
Sementara itu, Kapolsek Simpenan Enan Sumpena mengaku pihaknya sudah melakukan  penyidikan pada kasus ini. “Hasil keterangan saksi dan dokter puskesmas korban meninggal karena menghirup gas beracun,” bebernya.
Setelah kejadian, dia memerintahkan anggotanya untuk menyegel lokasi lubang tabang emas ilegal itu.(ryl)

20 Mei 2011

Dasep, Pengrajin UKM Serba Perak

Sukabumi : Pengalaman yang diperoleh selama menjadi kuli pengrajin perak di Jakarta, Dasep (46), Warga Tipar Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi, dijadikannya sebagai guru yang berharga dalam hidupnya. Bukan hanya kerja semata yang dijalaninya, tetapi juga melatih diri dan belajar keterampilan. Alhasil, dirinya piawai dalam hal kerajinan perak. Dengan kemampuan yang diperolehnya, akhirnya dirinya pun meniatkan diri untuk berwirausaha sebagai pengrajin perhiasan perak.
Pada tahun 1986, setelah sekian lama merantau di Jakarta, Dasep kembali ke Sukabumi dan menetap di rumahnya. Ditemani sang istri, Yanti (37), dirinya kemudian menekuni pembuatan perhiasan dari perak. jenis perhiasan yang dibuatnya yaitu liontin, cincin, gelang, kalung, anting, dan sebagainya. Hasil kerajinannya ditawarkan dari rumah ke rumah dan dari instansi ke instansi. Lambat laun, akhirnya banyak orang yang membeli hasil kerajinannya. Bahkan satu persatu dari mereka,  mulai ada yang memesan untuk dibuatkan perhiasan. Mengetahui bahwa Dasep piawai dalam kerajinan perak, Diskoperindagkop Kota Sukabumi pun mengundangnya agar mengikuti setiap pameran perdagangan yang diselenggarakan. "Setelah selama tiga bulan saya berjualan dari instansi ke instansi.  Ketika itu,  diskoprindag meraih saya untuk mengikuti pameran yang diadakan oleh pihak Secapa Polri. Selang dua minggu kemudian, diajak mengikuti pameran ke Metro Trade Center (MTC) Bandung," tuturnya kepada Radar Sukabumi siang kemarin. Dengan tambahan modal yang terkumpul dari hasil penjualan perhiasan perak di setiap pameran, maka pada tahun 2006 Dasep membuka kios di Jalan Otista No. 81 Kota Sukabumi. Ketika itu, dirinya dibantu oleh 12 orang karyawan. "Saat istri saya melahirkan anak ke-3, saya pun menyewa kios. Pembuatan dan pemasaran perhiasan perak dipusatkan di sana," tuturnya.Dasep dikenal sebagai orang yang tidak pelit dengan pengetahuannya. Setiap orang yang ingin bisa membuat perhiasan, dirinya pun mengajarkannya. Bahkan pada tahun 2007, tujuh orang mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung, Fakultas Seni Rupa dan Desain, belajar di kios Dasep. "Mahasiswa tersebut belajar di sini dalam rangka Kerja Profesi I. Alhamdulillah dengan ketekunannya, pihak Fakultas memberinya nilai A. Sebelumnya nggak mengira bahwa mahasiswa Bandung tersebut mau belajar dengan saya," ungkapnya dengan rendah hati. Saat ini, ayah dari tiga anak ini memiliki enam karyawan. Dalam kegiatan produksinya, setiap hari memerlukan perak seberat 20 gram dan menghasilkan perhiasan rata-rata 6 buah per hari. Adapun harga tiap gramnya Rp8 ribu lima ratus - Rp9 ribu. Harganya berkisar dari Rp65 ribu-Rp1 juta. Adapun omset yang diperoleh dalam setiap bulannya rata-rata Rp4 juta. "Karyawan saya keluar masuk, sekarang tinggal 6 orang. Biasa mereka melihat peluang kerja di tempat lain. Namun saya welcome, andaikan mau kerja di sini lagi. Setiap hari saya bekerja dari pukul 09.00 WIB-pukul 21.00 WIB, kalau karyawan sampai pukul 15.00 WIB. Alhamdulillah, dengan kerja keras dan ketekunan, saya bisa membuka lapangan usaha dan mampu memenuhi kebutuhan sekolah anak," pungkasnya. (*) 
Laporan : Iwan Hermawan, Sukabumi

15 Februari 2011

Emas, Bikin Feminim dan Modis

Radar Sukabumi -- Untuk menambah kecantikan dan keanggunan seorang wanita Metropolis Sukabumi, gunakanlah aksesoris yang gemerlap seperti emas dan perak. Ini tersedia di berbagai macam toko emas dan perak di Sukabumi mulai anting, gelang, cincin, kalung dan lain sebainya.
Penggunaan emas dan perak untuk menambah kemodisan dan keanggunan agar terlihat lebih percaya diri. Untuk masalah harga tentunya relatif. "Harganya bervariasi. Mulai yang 18 karat Rp310 ribu per gram. 22 karat Rp285 ribu per gram sampai Rp 400 ribu per gram tergantung persen. Juga Rp 370 ribu per gramnya untuk 23 karat, "ujar SPG salah satu toko mas di Sukabumi yang enggan disebutkan namanya, kemarin. 
Sementara apa betul mengenakan emas akan bertambah cantik dan glamour pada diri seorang wanita metropolis Sukabumi? Ini dibuktikan seorang model yang cantik, Rika Faramida. Menurut lajang kelahiran 1992 ini bahwa dirinya sangat percaya diri jika menggunakan emas berlian. "Ya, terasa lebih anggun, lebih feminim dan dewasa,"akunya kepada Radar Sukabumi kemarin.
Sementara itu, jika keberatan membeli emas maka ada alternatif lain untuk membeli perak. Seperti yang tersedia di Toko Perak Indah Jln Kapt Haru Kabir.
Untuk perak rata-rata per gramnya ditawarkan Rp17 ribu. Ini juga dijual dengan berbagai penawaran sama seperti emas. Dengan rupa-rupa yang juga indah. "Bagiku memakai emas maupun perak, akan menambah keanggunan pada diri seorang wanita. Dan juga boleh jadi bukti kelanggengan terhadap pacar kita,"pungkasnya optimis. (rp3)

8 Februari 2011

Harga emas diprediksikan naik 20% pada 2011

;kkzaQ
Bisnis Jabar : Harga emas diprediksi naik 20% sebelum akhir 2011 setelah selama bulan lalu mengalami koreksi harga. Kenaikan ini ditandai dengan besarnya nilai investasi investor yang memperkirakan kenaikan harga yakni sebanyak US$102 miliar. ffb
Lima analis yang diperingkat Bloomberg, yang biasa akurat memprediksi harga emas dan perak dalam dua tahun terakhir, menyatakan harga emas berpotensi naik 20% sebelum akhir tahun ini, dan harga perak menanjak 23%.
UBS AG memprediksi permintaan perak dari sektor industri meningkat hingga tertinggi sejak 1990 dan untuk emas mencapai penjualan rekor tertinggi kedua dalam produk exchange traded fund berbasis emas.
Deutsche Bank AG memprediksi bank sentral, pemegang terbesar emas, akan menambah cadangan emas untuk ketiga kalinya pada tahun ini, hal pertama kali terjadi sejak 1970-an.
“Sejumlah investor kembali menanamkan uangnya untuk emas setelah melihat kenaikan harga pada 2010. Jika dilihat secara makro, di seluruh dunia tengah terjadi devaluasi mata uang, inilah yang menyebabkan investor memburu emas,” kata Michael Cuggino, pengelola dana senilai US$10 miliar pada Permanent Portofolio Funds di San Francisco seperti dikutip Bloomberg.
Soros Fund Management LLC, yang mengelola dana sebesar US$27 miliar, tercatat dalam SPDR Gold Trust yang memegang emas terbanyak sejak 15 November 2010. Soros, pemiliknya, menyatakan emas merupakan aset yang bubble dan akan berlanjut dalam beberapa tahun ke depan.
Analis Valbury Asia Futures Erwin mengatakan harga emas melanjutkan apresiasinya di atas US$1.350 setelah kenaikan mingguan pertamanya tahun ini membngkitkan kembali kepercayaan investor untuk mengoleksi logam mulia tersebut. Namun meningkatnya optimisme terhadap prospek pertumbuhan ekonomi global masih terus menekan reli emas.
Sejumlah data ekonomi AS yang berhasil dirilis di atas ekspektasi dalam tahun ini telah menambah minat terhadap aset-aset berisiko, sehingga memicu emas melemah sekitar 5% dalam tahun ini.
“Emas masih bergerak dalam kisaran sempitnya, sembari menunggu kejelasan dari arah kebijakan moneter dan pertumbuhan ekonomi yang akan terjadi. Namun dalam jangka panjang ke depan, prospek emas masih cenderung positif,” kata Erwin.
Dia menambahkan emas mendapat sokongan dari meningkatnya permintaan fisik emas di pasar Asia setelah dibukanya kembali pasar Singapura dan Hong Kong pasca libur Imlek, mekipun China sebagai konsumen emas terbesar kedua dunia masih absen.
Investor masih menunggu langkah pemerintah China selanjutnya dalam menerapkan kebijakan moneter dan ekonominya pasca libur Imlek.
Harga emas untuk pengiriman segera pada perdagangan Selasa naik 0,2% menjadi US$1.351,65 per ounce. Harga di pasar spot ini sudah terpangkas 4,9% tahun ini setelah menyentuh US$1.431,25 per ounce pada 7 Desember.(hh)

27 Januari 2011

99 Silver, Siapkan Penawaran Produk Aksesoris Menarik

Radar Sukabumi -- Menawarkan produk yang berkualitas untuk kalangan penguna aksesoris perak adalah harapan yang ditanamkan oleh 99 Silver yang menyediakan sejumlah produk hiasan yang berkualitas di sejumlah kota. Bagaimana Langkahnya
Menjual perak tidak sama dengan menjual logam mulia yang lainnya. Sebab, Perak sebagai logam mulia kelas tiga masih belum banyak dikenal oleh sejumlah warga yang ingin tampil cantik dan menawan. Bagi 99 Silver hal tersebut justru menjadi sebuah langkah yang pas untuk berinvestasi untuk menawarkan produk aksesoris yang dapat dipergunakan untuk berbagai kesempatan.
Supervisor 99 Silver, Shanty mengatakan pergerakan harga perak memang tidak serentan harga emas yang terus mengalami fluktuasi. Namun untuk lahan bisnis aksesoris perak bisa menjadi sebuah pilihan karena logam mulia yang satu ini tetap memiliki daya jual yang lebih tinggi dibandingkan dengan logam mulia seperti tembaga atau perunggu. Dengan harga perak di pasaran sekitar Rp20 ribu hingga Rp45 ribu per gram, perak menjadi pilihan untuk investasi dan mempercantik diri. Hal inilah yang ditanamkan 99 Silver dalam memasarkan sejumlah produk yang telah di produksinya.
"Produk yang kami tawarkan adalah seperti cincin, gelang kalung yang berbahan baku perak. Bahakan untuk lebih indah ada juga yang kami sediakan diamond, cristal, rubby dan lainnya," ujarnya kepada Radar Sukabumi.
Toko yang terdapat di Sukabumi, Cianjur dan lainnya tersebut telah banyak menyediakan sejumlah aksesoris yang dapat dipilih warga. Dengan harga yang mengikuti pasaran global tersebut 99 Silver juga menerima untuk sejumlah warga yang ingin menjual produk yang telah dimilikinya.
"Selain penjualan kami juga menerima yang ingin menjual peraknya di gerai kami. Tentunya dengan harga yang lebih kompetitif," tambahnya.
Sementara itu seorang yang melakukan transaksi di 99 Silver, Yeni Asmarani mengatakan berbisnis perak memang bisa lebih menguntungkan jika telah mengenal proses penjualan perak. Seperti yang dilakukannya Yeni tidak semata-mata untuk menjual peraknya semata saja melainkan juga untuk investasi. "Berbisnis di emas banyak pesaingnya namun untuk perak relatif lebih sedikit," katanya.
Hal yang paling penting diperhatikan untuk mengikuti bisnis yang satu ini adalah komitmen dan tetap memperhatikan pergetrakan harga emas dan harga sejumlah metal dunia. Sebab menurutnya harga perak itu selalu mengikuti pergerakan harga emas dunia. "Bisnis itukan perlu strategi dan ini cara saya untuk berinvestasi," pungkasnya.
Omset penjualan barang mewah di Sukabumi terutama yang berkenaan dengan logam mulia dirasakan 99 Silver kurang signifikan. Untuk mengantisipasi hal tersebut diperlukan sebuah strategi penjualan barang lainnya. Bagaimana Produknya.
Produk unggul terus ditawarkan 99 Silver bagi sejumlah kalangan terutama kaum hawa yang memiliki hobi mengkoleksi sejumlah aksesoris untuk pelengkap pribadi maupun untuk investasi. Bahkan untuk tampil anggun adalah harapan setiap wanita metropolis Sukabumi. Sehingga keberadaan 99 Silver memiliki nilai tersendiri bagi perkebangan fashion sejumlah wanita Sukabumi. Agar dapat terlihat lebih menarik dan anggun memerlukan sejumlah aksesoris yang menawan dan sesuai dengan tren yang berlangsung saat ini tentunya membuat para wanita metropolis harus lebih teliti dan apalagi jika memilih bros. Seorang kolektor bros, Irma Purwanti Shinta (23) mengatakan bros yang cantik unik terbuat dari logam berbentuk lingkaran dan taburan kristal mini merupakan perpaduan yang menawan, cantik nan indah untuk segala suasana. Barang tersebutlah yang menjadi pilihan sejumlah kalangan wanita metropolis yang sangat mengagungkan keindahan tidak terkecuali pada aksesoris bros sebagai hisan khusus.
"Penampilan bagi saya adalah segalanya dan untuk itu saya selalu berusaha mencari pilihan aksesoris yang pas untuk penampilan apalagi untuk bros saya kan bisa dibilang kolektor," selorohnya kepada Radar sukabumi.
Namun lain halnya yang diungkapkan Ouner Silver 99 Supermall Sukabumi, Djee Siat Tjhin atau Sianty mengatakan bisnis aksesoris di Sukabumi mempunyai prospek yang bagus dan menjanjikan karena berbisnis seperti ini kondisi pasaran tidak pernah sepi dan keutungan yang diperoleh sangat tinggi. Dengan jumlah pembeli dan kondisi pasar yang tidak pernah sepi dan tidak kenal musim sangat menjanjikan sehingga keuntungan yang diperoleh dapat maksimal. Sejauh ini, hampir semua barang aksesoris yang diperjualbelikan banyak diminati masyarakat di antaranya bross, hiasan rambut, gantungan kunci dan gelang tangan.
"Harganya mulai dari Rp1.000 hingga Rp 150.000/biji. Kalau untuk bross disesuikan dengan bahan baku pembuatannya, semakin bagus bahan bakunya, maka harganya semakin mahal. Dalam satu hari kami mampu menjual sekitar 20 buah aksesoris per item, misalnya dalam satu hari sekitar 20 bros laku terjual, begitu pula dengan gelang tangan dan aksesoris lainnya. Namun jika untuk barang dagangan utama kami yaitu perak agak sulit juga peminatnya," pungkasnya. (**)