Sedapnya Mie Ayam Sehat Warna-Warni WASEGI

Pengen merasakan kelezatan Mie Ayam ini ? Anda dapat merasakannya di Foodcourt Yogya Toserba Sukabumi Lantai 3

Galeri Online Produk UMKM Sukabumi

Sekarang cari oleh-oleh produk khas Sukabumi semakin mudah dengan telah diluncurkannya galeri/toko online lengkap produk UMKM Sukabumi. Anda bisa mengunjunginya di : www.ProdukSukabumi.com

Dinamika Bisnis Anda Bisa Ditampilkan Disini

Dinamika bisnis anda di Sukabumi dapat ditampilkan dalam website ini. Anda dapat mengirimkan informasi bisnis melalui alamat email : redaksi@bisnissukabumi.com

Dinamika Bisnis Anda Bisa Ditampilkan Disini

Dinamika bisnis anda di Sukabumi dapat ditampilkan dalam website ini. Anda dapat mengirimkan informasi bisnis melalui alamat email : redaksi@bisnissukabumi.com

Galeri Online Produk UMKM Sukabumi

Sekarang cari oleh-oleh produk khas Sukabumi semakin mudah dengan telah diluncurkannya galeri/toko online lengkap produk UMKM Sukabumi. Anda bisa mengunjunginya di : www.ProdukSukabumi.com

Tampilkan postingan dengan label bank bjb. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bank bjb. Tampilkan semua postingan

4 Maret 2012

BJB Resmikan 2 KCP di Tipar dan Sukaraja

SUKABUMI – Peresmian dua Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Jabar Banten (BJB) KCP Tipar berlangsung di Jalan Tipar Gede Nomor 23 Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi dan KCP Sukaraja berlangsung di Jalan Raya Sukaraja Nomor 18 Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi. 
Pembukaan dua KCP Bank BJB ini, merupakan salah satu upaya dalam rangka lebih mendekatkan pelayanan terhadap masyarakat Tipar dan masyarakat yang ada di wilayah Sukaraja akan kebutuhan jasa perbankan. Pemilik atau pemegang saham Bank BJB, adalah pemerintah daerah propinsi, Kabupaten serta Kota se-Jawa Barat dan Banten. Yang memiliki misi sebagai pelaksana penyimpanan uang daerah, yang merupakan sumber pendapatan asli daerah dan sebagai penggerak serta pendorong laju pembangunan daerah. 
Sebagai Bank umum, BJB mempunyai produk-produk yang cukup menarik. Di antaranya Kredit Mikro, yaitu kredit yang diperuntukan untuk membantu para pengusaha UKM dengan syarat ringan serta bunga yang relatif rendah dibandingkan dengan Bank pesaing. Kredit Umum, Kredit Kontruksi serta Kredit Guna Bhakti untuk para pegawai yang berpenghasilan tetap dan lain sebagainya. Di sisi penghimpunan dana, ada tanda mata, simpanan pembangunan daerah (Simpeda), Deposito, Giro Transfer dan masih banyak yang lainnya. “Untuk mendukung adanya pemasaran kini sudah ada Waroeng BJB, yang merupakan kantor fungsional akan tetapi non operasional,” tutur Manajer Konsumen Bank BJB Cabang Sukabumi, Asep Hadiana. 
Seiring dengan tuntutan globalisasi, pada saat ini Bank BJB telah membuka jaringan kantor di luar Propinsi Jawa Barat dan Banten, yaitu Jakarta, Semarang, Surabaya dan sekarang sudah membuka kantor cabang di Medan dan Batam. Jumlah kantor cabang saat ini ada 56 kantor, sedangkan KCP ada 258 kantor dan sekitar 528 unit jaringan ATM yang tersebar. “Atas dorongan serta do’a masyarakat, semoga BJB bisa segera mewujudkan visinya. Yaitu menjadi 10 Bank terbesar di Indonesia, yang saat ini di urutan ke 13,” ujarnya. Posisi aset BJB di akhir tahun 2011 sebesar Rp52,2 triliun, laba Rp1,43 triliun, kredit yang disalurkan 26,89 triliun dan dana pihak ketiga yang terdiri dari giro tabungan serta deposito sebesar Rp37 triliun. Dengan posisi tersebut, BJB merupakan bank pembangunan daerah terbesar dibandingkan bank pembangunan yang lainnya di Indonesia. (Radar Sukabumi

2 Februari 2012

Lowongan Bank BJB #Closing 07 Februari 2012

Bank BJB (dulu Bank Jabar-Banten) saat ini tengah tumbuh dan berkembang menjadi bank nasional. Untuk melanjutkan pertumbuhan menjadi bank yang besar dan sehat, Bank BJB mengundang profesional muda yang mempunyai integritas serta komitmen tinggi terhadap nasabah untuk bergabung dan berkarir di Bank BJB. 
Bank Jabar membuka lowongan kerja Bank di Jabar Terbaru 2012 untuk posisi: 
  1. Staf Administrasi 
  2. Staf Marketing 
  3. Supervisor Mikro 
  4. Supervisor Operasional

A. Staf Administrasi
  • Pria/Wanita
  • Pendidikan min D3 dari disiplin ilmu : ekonomi, pajak, matematika, statistika, administrasi bisnis/niaga, sosial, ekonomi pertanian, komunikasi, hubungan internasional, psikologi, hukum, komputer, informatika dan teknik terakreditasi min B dengan IPK min 2,75;
  • Usia mak. 25 tahun untuk D3 dan 30 tahun untuk S1/S2
  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama 1 tahun
  • menguasai Bahasa Inggris lisan dan tulisan;
  • Usia pensiun s/d 36 tahun.

B. Staf Marketing
  • Pria/Wanita
  • Pendidikan min D3 dari disiplin ilmu : ekonomi, pajak, matematika, statistika, administrasi bisnis/niaga, sosial, ekonomi pertanian, komunikasi, hubungan internasional, psikologi, hukum, komputer, informatika dan teknik terakreditasi min B dengan IPK min 2,75;
  • Usia mak. 25 tahun untuk D3 dan 30 tahun untuk S1/S2
  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama 1 tahun
  • menguasai Bahasa Inggris lisan dan tulisan;
  • Diutamakan berpengalaman sebagai tenaga marketing dibidang perbankan atau lembaga lainnya.
  • Usia pensiun s/d 36 tahun.

C. Supervisor Mikro
  • Pria/Wanita
  • Pendidikan min S1 dari disiplin ilmu : ekonomi, pajak, matematika, statistika, administrasi bisnis/niaga, sosial, ekonomi pertanian, komunikasi, hubungan internasional, psikologi, hukum, komputer, informatika dan teknik terakreditasi min B dengan IPK min 2,75;
  • Usia mak. 35 tahun
  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama 1 tahun
  • menguasai Bahasa Inggris lisan dan tulisan;
  • Pengalaman dibidang perbankan minimal 3 tahun dengan jabatan terakhir sebagai supervisor mikro minimal 1 tahun.
  • Usia pensiun s/d 55 tahun.

D. Supervisor Operasional
  • Pria/Wanita
  • Pendidikan min S1 dari disiplin ilmu : ekonomi, pajak, matematika, statistika, administrasi bisnis/niaga, sosial, ekonomi pertanian, komunikasi, hubungan internasional, psikologi, hukum, komputer, informatika dan teknik terakreditasi min B dengan IPK min 2,75;
  • Usia mak. 35 tahun
  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama 1 tahun
  • menguasai Bahasa Inggris lisan dan tulisan;
  • Pengalaman dibidang operasional perbankan minimal 3 tahun dengan jabatan terakhir sebagai supervisor minimal 1 tahun.
  • Usia pensiun s/d 55 tahun.

Kualifikasi Umum

  • Berpenampilan rapi dan menarik
  • Memiliki interpersonal dan kemampuan komunikasi yang baik
  • Memiliki motivasi kerja yang kuat dan dinamis
  • Dapat bekerja secara independen maupun dalam tim
  • Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah kerja Bank BJB
  • Tidak memiliki hubungan keluarga (ayah/ibu/anak/adik/kakak dengan pegawai Bank BJB
  • Lulus seleksi yang akan diselenggarakan oleh Bank BJB.

Tata Cara Melamar
  • Informasi mengenai persyaratan lengkap untuk semua jabatan serta tata cara pengajuan lamaran dapat dilihat di : www.bjb-dmui.com
  • Registrasi online dapat dilakukan mulai 28 Januari 2012 s/d 07 Februari 2012 melalui website tersebut.
  • Lamaran yang tidak sesuai dengan ketentuan dan persyaratan tidak akan diproses.
  • Dalam proses rekrutmen dan seleksi ini tidak dipungut biaya apapun.

Informasi ini secara resmi diperoleh dari sini.



28 Januari 2012

DPRD Akan Panggil BJB Soal Dana ke PD Waluya

Sukabumi : Komisi II DPRD kota Sukabumi dalam waktu dekat akan memanggil pihak Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Sukabumi dan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Sukabumi. Pemanggilan yang bertujuan untuk meminta penjelasan terkait seputar kucuran dana Rp. 1.337 miliar kepada PD Waluya. Bahkan Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi Dadang Hermawan akan mengusulkan kepada pihak Eksekutif dan Legislatif agar memindahkan semua rekening pemda dari BJB ke bank lainnya. 
“Kami jadwalkan akhir Januari atau awal bulan Februari karena minggu-minggu ini Komisi II akan melakukan kunker ke Medan,” tutur Ketua Komisi II Dadang Hermawan kepada sejumlah wartawan di ruangan kerjanya Rabu,(18/01) kemarin. Menurut Dadang, usulan dipindahkan saja seluruh rekening pemda ke bank lain dikarenakan undangan Komisi II DPRD Kota Sukabumi beberapa waktu yang lalu untuk melakukan agenda hearing tidak diindahkan oleh pihak BJB, sehingga terkesan pihak BJB tidak proaktif dan menghina lembaga DPRD. 
Adapun agenda hearing nantinya untuk memintai keterangan sejauh mana mekanisme penyaluran peminjaman uang kepada PD Waluya yang menggunakan sertifikat istri Alm. Farid Hardja. “Kami sudah mengirim surat ke pihak BJB, namun sampai saat ini tidak ada niatan baik mereka untuk datang ke gedung DPRD Kota Sukabumi,” ujarnya. Dadang menegaskan, apabila pihak BJB tidak hadir dalam hearing nanti maka seluruh anggota DPRD Kota Sukabumi mulai dari pimpinan sampai dengan anggota akan menandatangani pengusulan dipindahkan saja seluruh rekening pemda ke bank lain. Bahkan apabila pemda tidak menyetujui usulan tersebut, maka seluruh anggota DPRD Kota Sukabumi tidak akan mengesahkan APBD di tahun mendatang. ”Kalau pemda tidak mau menyetujui usulan kami, maka kami tidak akan mengesahkan APBD nantinya,” tegasnya. 
Selain itu pihaknya juga mempertanyakan sejauh mana kinerja Badan Pengawas BUMD Kota Sukabumi khususnya yang menangani PD Waluya sampai terjadinya permasalahan ini. Bahkan dia menganggap Badan Pengawas BUMD Kota Sukabumi seperti boneka cantik yang hanya duduk manis dan menunggu keuntungan dari tiap BUMD. Dadang juga telah mengusulkan kepada Pimpinan DPRD agar bantuan penyertaan modal untuk PD Waluya sebesar Rp 1 miliar agar ditunda dulu untuk sementara sampai waktu yang belum ditentukan. 
Sementara itu, Manajer Komersial BJB Cabang Sukabumi Asep Hadianan saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya membantah telah menerima surat undangan hearing dari Komisi II DPRD Kota Sukabumi. Bahkan dia sempat menanyakan satpam yang dititipi surat undangan tersebut dan tidak bertemu karena tugas shift malam. (Neraca)