Sedapnya Mie Ayam Sehat Warna-Warni WASEGI

Pengen merasakan kelezatan Mie Ayam ini ? Anda dapat merasakannya di Foodcourt Yogya Toserba Sukabumi Lantai 3

Galeri Online Produk UMKM Sukabumi

Sekarang cari oleh-oleh produk khas Sukabumi semakin mudah dengan telah diluncurkannya galeri/toko online lengkap produk UMKM Sukabumi. Anda bisa mengunjunginya di : www.ProdukSukabumi.com

Dinamika Bisnis Anda Bisa Ditampilkan Disini

Dinamika bisnis anda di Sukabumi dapat ditampilkan dalam website ini. Anda dapat mengirimkan informasi bisnis melalui alamat email : redaksi@bisnissukabumi.com

Dinamika Bisnis Anda Bisa Ditampilkan Disini

Dinamika bisnis anda di Sukabumi dapat ditampilkan dalam website ini. Anda dapat mengirimkan informasi bisnis melalui alamat email : redaksi@bisnissukabumi.com

Galeri Online Produk UMKM Sukabumi

Sekarang cari oleh-oleh produk khas Sukabumi semakin mudah dengan telah diluncurkannya galeri/toko online lengkap produk UMKM Sukabumi. Anda bisa mengunjunginya di : www.ProdukSukabumi.com

Tampilkan postingan dengan label lebaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lebaran. Tampilkan semua postingan

7 November 2011

Pasca Lebaran, Harga Daging Tetap Meroket

SUKABUMI -- Biasanya, sejumlah harga sembako mengalami penurunan pasca lebaran. Namun, hal ini tidak terjadi di Kota Sukabumi. Meski Hari Raya Idul Adha 1432 H telah dilakukan, ironisnya di semua pasar tradisional yang ada di Kota Sukabumi lonjakan harga masih tetap terjadi, alhasil membuat konsumen menjerit. Berdasarkan pantauan Radar Sukabumi di lapangan. Kenaikan harga terjadi sepekan terakhir ini. Kenaikan yang cukup signifikan terjadi pada jenis daging. Misalnya saja daging sapi dan daging ayam harganya terus meroket. 
Di Pasar Pelita Kota Sukabumi, daging sapi menembus angka Rp.70 ribu/kg. Padahal sebelumnya harga daging sapi di pasaran hanya Rp 60 rbu/kg. Sedangkan harga daging ayam potong masih tetap Rp25 ribu/kg dari harga awal Rp22 ribu/kg. Begitupun dengan harga daging kambing juga mengalami kenaikan dari harga Rp55 rbu/kg menjadi Rp65 ribu/kg. “Pada musim lebaran pasti harga daging mengalami kenaikan, dan sangat sulit sekali harga diturunkan,”ujar salah seorang pedagang daging di Pasar Pelita Kota Sukabumi, Parman (55). Pria yang sudah 15 tahun berjualan daging ini mengaku saat ini harga khususnya daging masih belum mengalami penurunan. “Kami tidak tahu kapan harga daging-daging ini akan turun. Toh sekarang pun lebarannya telah lewat tapi harga tetap belum ada perubahan alias belum turun. Saya ga berani menurunkan harga karena harga belinya juga sudah naik, nanti saya rugi dong,”bebernya. 
Kenaikan harga juga diikuti oleh melambungnya harga jual pada komoditi lainnya. Cabe merah misalnya harga semula Rp35 ribu/kg menjadi Rp40 ribu/kg. Begitupun dengan jenis cabe rawit terus melaju tinggi dari Rp20 ribu/kg menjadi Rp.25 ribu/kg. “Harga makin naik saja padahal kan sudah selesai lebarannya juga harusnya harga bisa turun. Saya sebagai masyarakat berharap dinas terkait Diskoperindag Kota Sukabumi membantu kami agar harga ini bisa ditekan pasca lebaran,”pungkas Elisa (29), seorang ibu rumahtangga yang tinggal di Parungseah Sukabumi. (cr2) 

9 Agustus 2011

Omzet Penjualan Kerudung Rabbani Naik

Sukabumi —Bulan Ramadan 1432 H ini tentu membawa membawa keberkahan bagi setiap orang. Banyak pedagang kerudung yang mengalami kenaikan omzet pada bulan puasa tahun ini, tak terkecuali outlet penjualan kerudung yang banyak dikunjungi konsumen pada bulan puasa.Salah satunya toko perlengkapan busana muslim Rabbani yang beralamat di Jalan Ahmad Yani No. 125 C Sukabumi, yang mulai kebanjiran pengunjung setiap harinya. pembeli kebanyakan dartang mulaI dari orang dewasa sampai dengan anak-anak. 
Menurut SM Rabbani, Tera Astria mengatakan, di Ramadan ini menjadi berkah tersendiri untuk usahanya, saat ini kenaikan omzet yang dialaminya mengalami kenaikan hingga 100 persen untuk penjualan kerudung saja dari penghasilan Rp 2 juta per hari namun stelah bulan ramadan penghasilannya kini bisa mencapai lebih dari Rp 6 juta dalam satu hari. “Untuk bulan ramadan ini kita memang lagi banyak-banyaknya pengunjung. Biasanya pengunjung yang datang yang membeli kerudung mulai dari orang dewasa hingga kerudung anak-anak yang dicari di sini” ujar Tera di tempat tokonya di Jalan Ahmad Yani No. 125 C. Sukabumi kemarin, Rabu (3/8)”. 
Tera menuturkan, tokonya mulai ramai dipadati pengunjung terhitung semenjak menjelag bulan puasa para pembeli sudah ramai dsikunjungi pra pembeli. ” Penjualan saat ini lumayan cukup ramai, mtapi biasanya seperti pengalaman-pengalaman tahun kemarin kalau sudah masuk ke hari-hari mau lebaran bisa lebih membludak,” katanya. Menurut Terra produk-produk yng di jual di tokonya memiliki kualitas-kualitas unggul yng terbaik dan memilki model yang jarang yang di jual ditempat-tempat lain. 
Hal tersebut juga diakui oleh salah satu pengunjung Dewi (40) beralamat di Jalan Baros yang sudah menjadi langgananan di toko tersebut memang sudah berlangganan membeli kerudung di Rabbani karena kualitas barang yang baik dan model-modelnya yang jarang di jual di pasaran. “Biasanya saya kalau beli kerudung memang disini karena nyaman dipake, udah gitu harganya juga cukup terjangkau juga, udah gitu kan barangnya awet bisa dipake sampai lebaran juga”. kata Dewi yang ditemui saat sedang membeli kerudung. 
Sama halnya dengan Rabbani para pedagang kerudung lainnya pun. Misalnya Asep yang sehari-hari berjualan kerudung di Pasar Ramadan mengungkapkan, saat ini penjualannya mulai banyak dikunjungi pembeli sehingga omsetnya bisa naik hingga 50 persen sehingga pendapatannya pun naik tidak seperti hari-hari biasanya “ 
Memang untuk saat ini masih belum terllu banyak pembeli yang datang tapi untuk kenaikan omset alhamdulilah untuk saat ini ada peningkatan dari hari-hari sebelum Ramadan.” Asep juga berharap semoga kenaikan omzet ini tidak haya terjadi di bulan puasa saja tetapi di harti-hari biasanya pun bisa ramai pembeli.(pkl1)