Sedapnya Mie Ayam Sehat Warna-Warni WASEGI

Pengen merasakan kelezatan Mie Ayam ini ? Anda dapat merasakannya di Foodcourt Yogya Toserba Sukabumi Lantai 3

Galeri Online Produk UMKM Sukabumi

Sekarang cari oleh-oleh produk khas Sukabumi semakin mudah dengan telah diluncurkannya galeri/toko online lengkap produk UMKM Sukabumi. Anda bisa mengunjunginya di : www.ProdukSukabumi.com

Dinamika Bisnis Anda Bisa Ditampilkan Disini

Dinamika bisnis anda di Sukabumi dapat ditampilkan dalam website ini. Anda dapat mengirimkan informasi bisnis melalui alamat email : redaksi@bisnissukabumi.com

Dinamika Bisnis Anda Bisa Ditampilkan Disini

Dinamika bisnis anda di Sukabumi dapat ditampilkan dalam website ini. Anda dapat mengirimkan informasi bisnis melalui alamat email : redaksi@bisnissukabumi.com

Galeri Online Produk UMKM Sukabumi

Sekarang cari oleh-oleh produk khas Sukabumi semakin mudah dengan telah diluncurkannya galeri/toko online lengkap produk UMKM Sukabumi. Anda bisa mengunjunginya di : www.ProdukSukabumi.com

Tampilkan postingan dengan label bupati sukabumi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bupati sukabumi. Tampilkan semua postingan

26 Juli 2012

Pasar Kertaraharja Cikembar Jadi Pilot Project

SUKABUMI - Setelah lama sempat terkatung, lantaran banyaknya hal yang harus diselesaikan, akhirnya pembangunan Pasar Bersama Desa Kertaraharja Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi dimulai. Dimulainya pembangunan pasar dengan pola Bangun Guna Serah yang pembangunannya dipelopori PT. Kerta Bumi Raharja ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Sukabumi Sukmawijaya pada 16 Juli yang lalu. 
Pembangunan ini direncanakan bakal rampung selama delapan bulan ke depan. Bupati Sukabumi Sukmawijaya menyambut gembira dengan telah dimulainya proses pembangunan pasar tradisional dengan konsep semi modern oleh PT. Kerta Bumi Raharja. Dengan terlebih dahulu telah menyelesaikan segala permasalahan internal yang melingkupi lokasi tempat dimana pasar ini dibangun. “Keberadaan Pasar Kertaraharja tentunya harus didukung semua pihak, lantaran berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat sekitar,”kata Bupati Sukabumi Sukmawijaya usai Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Pasar Kertaraharja Kabupaten Sukabumi. 
Orang nomor satu ini menjelaskan, ketika pasar tersebut jadi, otomatis pusat perdagangan di Kabupaten Sukabumi akan bertambah, dan juga berimbas pada peningkatan penghasilan masyarakat. Bukan hanya pedagang, tapi juga masyarakat disekitarnya. Dengan kondisi seperti itu, tentunya akan memobilisasi orang. Artinya permintaan tenaga kerja pastinya bertambah dan penyedia kebutuhan juga bertambah. “Tidak hanya itu, hal yang juga tak kalah pentingnya ialah akan menambah pemasukan terhadap desa setempat, yang nantinya juga berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan warganya. Sesuai dengan perjanjian antara desa dengan pengembang,”tuturnya. 
Lagi-lagi Bupati menegaskan bahwa Pasar Kertaraharja adalah milik desa, karena pembangunan yang dilakukan oleh pengembang diatas tanah milik desa. “Pasar yang menggunakan sistem Bangun Guna Serah ini baru pertama ada di Kabupaten Sukabumi. Ini adalah pilot project atau percontohan yang bisa dikembangkan ke depannya. Lantaran setelah habis masa perjanjian dengan pengembang, pengelolaan pasar tersebut sepenuhnya diserahkan kepada desa. Jadi, setelah 20 tahun, diserahkan sepenuhnya kepada desa,”terang Bupati Sukabumi yang juga berharap daerah lain mencontoh pola kerjasama tersebut. Sehingga, banyak desa yang memiliki pasar semi modern. 
Sementara itu Direktur PT. Kerta Bumi Raharja, Andri L.Kusumah mengucapkan rasa terimakasihnya kepada masyarakat dan aparat di empat desa, yang telah mendukung pembangunan Pasar Bersama Kertaraharja. Sehingga bisa dimulai pembangunannya. Meski ada riak yang muncul sebelumnya, hal itu ditegaskan Andri , sudah diselesaikan dengan baik. “Dukungan masyarakat di empat desa yang berada di sekitar pasar ini menjadi dorongan bagi kami. Apalagi pasar ini merupakan milik desa. Bahkan masyarakat ingin pembangunnya segera dimulai,”ujarnya. 
Sedangkan kompensasi lahan yang digunakan untuk pasar, pengerjaannya telah mencapai 70 persen. Lapang baru tersebut nantinya bukan hanya bisa dugunakan untuk berolah raga, tapi juga untuk Shalat Ied. Bahkan kondisinya lebih baik dari yang sebelumnya. “Lapang baru sebagai konpensasi lahan yang dijadikan pasar juga menjadi milik desa. Jadi, aset desa semakin bertambah,”urainya. 
Pria ramah ini menjelaskan, diatas lahan seluas 7.695 meter tersebut akan dibangun sebanyak 20 kios, yang terdiri atas dua blok. Pengerjaannya dilakukan dua tahap. Tahap pertama akan dibangun sebanyak 160 kios dan sisanya dibangun di tahap ke II. Sedangkan fasilitas yang dibangun, diantaranya pos keamanan, tempat ibadah dan parkir. “Parkir ini bukan hanya bagi pengunjng atau pedagang pasar Desa Kertaraharja, tapi juga bisa digunakan pedagang atau pengunjung yang ada sebelumnya,”bijaknya.(sri) 

20 Januari 2011

Defisit Anggaran Turun Rp119 Miliar

PALABUHANRATU--Kendati anggaran setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sukabumi, sudah dipangkas melalui pembahasan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) oleh Tim Anggaran Belanja Daerah (TAPD) Pemkab Sukabumi, namun APBD 2011 masih defisit sekitar Rp 119 miliar. Angka tersebut sebenarnya sudah ditekan lebih dari setengah asumsi semula defisit anggaran RAPBD 2011 yaitu sekitar Rp258 miliar. 
Foto : radar sukabumi
Setelah melalui rapat gabungan antara Badan Anggaran DPRD Kabupaten Sukabumi dan TAPBD Pemkab Sukabumi sekitar dua pekan, selisih belanja dengan pendapatan dalam APBD 2011 bisa ditekan hingga Rp 134 miliar dengan langkah efesiensi anggaran program dari setiap OPD. Hal itu terungkap pada rapat paripurna pengesahan RAPBD 2011 di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, kemarin. 
Berdasarkan laporan yang disampaikan badan anggaran, total pendapatan daerah (dari PAD, dana perimbangan dan lain-lain pendapatan yang sah) sekitar Rp1,53 triliun. Sedangkan belanja daerah (langsung dan tidak langsung) sekitar Rp 1,65 triliun. Defisit ini kemudian tertutupi oleh sisa lebih pemibayaan anggaran (silpa) 2010. Untuk diketahui silpa 2010 Kabupaten Sukabumi sekitar Rp 129,7 miliar. Sebelumnya, silpa diasumsikan sekitar Rp271,33 miliar. (selengkapnya lihat grafis). 
"Ada defisit antara kekuatan belanja dengan pendapatan yang direncanakan pada APBD 2011 ini. Selisihnya sebesar Rp 119 miliar. Namun, defisit itu bisa ditutupi dengan silpa tahun anggaran 2010 lalu senilai Rp 119 miliar juga. Jadi tidak ada istilah defisit lagi, semuanya sudah balance (seimbang) juga tidak surplus," papar ketua DPRD Kabupaten Sukabumi yang juga ketua badan anggaran Badri Suhendi didampingi anggota badan anggaran Hendar Darsono kepada Radar Sukabumi, kemarin. 
Sementara itu, Bupati Sukabumi mengucapkan bersyukur pembahasan rancangan APBD 2011 bisa dirampungkan meskipun ada keterlambatan. "Keterlambatan pembahasan ini bukanlah disengaja melainkan kita melakukan akurasi data terlebih dahulu. Hasil ini adalah yang terbaik," kata Sukmawijaya Lebih lanjut Bupati mengaku akan segera menyerahkan hasil pengesahan APBD 2011 kepada Gubernur Jawa Barat untuk dievaluasi. "Kalau sudah ada evaluasi dari Gubernur, baru rancangan ini akan ditetapkan sebagai APBD 2011," tandasnya. 
Usai rapat paripurna pengesahan APBD 2011 itu, dilanjut dengan penanaman pohon trembesi yang dilakukan Bupati bersama unsur Muspida Kabupaten Sukabumi. Penanaman pohon trembesi di lingkungan gedung DPRD Kabupaten Sukabumi itu sebagai salah satu aplikasi dari program penanaman sejuta pohon.(frd)