Sedapnya Mie Ayam Sehat Warna-Warni WASEGI

Pengen merasakan kelezatan Mie Ayam ini ? Anda dapat merasakannya di Foodcourt Yogya Toserba Sukabumi Lantai 3

Galeri Online Produk UMKM Sukabumi

Sekarang cari oleh-oleh produk khas Sukabumi semakin mudah dengan telah diluncurkannya galeri/toko online lengkap produk UMKM Sukabumi. Anda bisa mengunjunginya di : www.ProdukSukabumi.com

Dinamika Bisnis Anda Bisa Ditampilkan Disini

Dinamika bisnis anda di Sukabumi dapat ditampilkan dalam website ini. Anda dapat mengirimkan informasi bisnis melalui alamat email : redaksi@bisnissukabumi.com

Dinamika Bisnis Anda Bisa Ditampilkan Disini

Dinamika bisnis anda di Sukabumi dapat ditampilkan dalam website ini. Anda dapat mengirimkan informasi bisnis melalui alamat email : redaksi@bisnissukabumi.com

Galeri Online Produk UMKM Sukabumi

Sekarang cari oleh-oleh produk khas Sukabumi semakin mudah dengan telah diluncurkannya galeri/toko online lengkap produk UMKM Sukabumi. Anda bisa mengunjunginya di : www.ProdukSukabumi.com

Tampilkan postingan dengan label apbd 2011. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label apbd 2011. Tampilkan semua postingan

31 Januari 2011

Target PAD Kab. Sukabumi Naik 25 Persen

Radar Sukabumi --Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Sukabumi optimis target Pendapatan Asli Daerah tahun ini bisa tercapai bahkan over target seperti capaian tahun-tahun sebelumnya. Caranya dengan memaksimalkan sistem 'jemput bola' yang dalam tiga tahun terakhir ternyata terbukti jitu mendongkrak pencapaian target PAD. Pada tahun ini target PAD naik 25 persen, dari Rp96 miliar menjadi 120 miliar.
Selama kurun waktu tiga tahun berturut-turut (2008, 2009 dan 2010) capaian PAD Kabupaten Sukabumi selalu over (melebihi) target. Capaian 'hatrick' itu menjadi pelecut semangat DPPKAD untuk bisa mengulang prestasi yang sama di tahun 2011
 "Pak bupati memberi apresiasi serta ucapan selamat atas capaian ini. Namun kesuksesan ini bupati harapkan tidak menjadi kepuasan sesaat karena masih banyak yang harus dicapai tahun ini," ujar Kepala Bidang (Kabid) PAD DPPKAD Kabupaten Sukabumi, Tatang Pujantara kepada Radar Sukabumi, kemarin. 
 Berdasarkan data yang diperoleh, target PAD tahun 2008 sebesar Rp 73 miliar dengan realisasi sebesar Rp 87 miliar (118 persen). Target tahun 2009 sebesar Rp 79 miliar dengan realisasi Rp 80 miliar (101 persen). Untuk tahun 2010, realisasi PAD sebesar 98 miliar dari target Rp 95 miliar (102 persen).
 "Capaian PAD Kabupaten Sukabumi merupakan kontribusi dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain pendapatan yang sah," terangnya.
 Dengan pencapaian PAD yang selalu melebihi target tersebut, (selain mendapat apresiasi dari pimpinan daerah) juga mendapat "penghargaan" dari pemerintah pusat dengan dikucurkannya Dana Intensif Daerah (DID). Tahun lalu Pemkab Sukabumi memperoleh DID sebesar Rp 18,7 miliar. Namun, untuk tahun ini dana intensif tersebut belum ada.
 "Jika dilihat dari indikator (pencapaian PAD melebihi target) Kabupaten Sukabumi sudah memenuhi syarat untuk kembali memperoleh DID," tandasnya.
 Oleh karena itulah, untuk memaksimalkan penerimaan PAD tahun 2011 ini, pihak DPPKAD berupaya keras dengan melakukan upaya intensifikasi dan ekstensifikasi. "Kita akan ofensif dengan melakukan sistem jemput bola bagi objek pajak (OP) maupun SKPD Incomer (penerima)," tandasnya.(frd)  
 

20 Januari 2011

Defisit Anggaran Turun Rp119 Miliar

PALABUHANRATU--Kendati anggaran setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sukabumi, sudah dipangkas melalui pembahasan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) oleh Tim Anggaran Belanja Daerah (TAPD) Pemkab Sukabumi, namun APBD 2011 masih defisit sekitar Rp 119 miliar. Angka tersebut sebenarnya sudah ditekan lebih dari setengah asumsi semula defisit anggaran RAPBD 2011 yaitu sekitar Rp258 miliar. 
Foto : radar sukabumi
Setelah melalui rapat gabungan antara Badan Anggaran DPRD Kabupaten Sukabumi dan TAPBD Pemkab Sukabumi sekitar dua pekan, selisih belanja dengan pendapatan dalam APBD 2011 bisa ditekan hingga Rp 134 miliar dengan langkah efesiensi anggaran program dari setiap OPD. Hal itu terungkap pada rapat paripurna pengesahan RAPBD 2011 di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, kemarin. 
Berdasarkan laporan yang disampaikan badan anggaran, total pendapatan daerah (dari PAD, dana perimbangan dan lain-lain pendapatan yang sah) sekitar Rp1,53 triliun. Sedangkan belanja daerah (langsung dan tidak langsung) sekitar Rp 1,65 triliun. Defisit ini kemudian tertutupi oleh sisa lebih pemibayaan anggaran (silpa) 2010. Untuk diketahui silpa 2010 Kabupaten Sukabumi sekitar Rp 129,7 miliar. Sebelumnya, silpa diasumsikan sekitar Rp271,33 miliar. (selengkapnya lihat grafis). 
"Ada defisit antara kekuatan belanja dengan pendapatan yang direncanakan pada APBD 2011 ini. Selisihnya sebesar Rp 119 miliar. Namun, defisit itu bisa ditutupi dengan silpa tahun anggaran 2010 lalu senilai Rp 119 miliar juga. Jadi tidak ada istilah defisit lagi, semuanya sudah balance (seimbang) juga tidak surplus," papar ketua DPRD Kabupaten Sukabumi yang juga ketua badan anggaran Badri Suhendi didampingi anggota badan anggaran Hendar Darsono kepada Radar Sukabumi, kemarin. 
Sementara itu, Bupati Sukabumi mengucapkan bersyukur pembahasan rancangan APBD 2011 bisa dirampungkan meskipun ada keterlambatan. "Keterlambatan pembahasan ini bukanlah disengaja melainkan kita melakukan akurasi data terlebih dahulu. Hasil ini adalah yang terbaik," kata Sukmawijaya Lebih lanjut Bupati mengaku akan segera menyerahkan hasil pengesahan APBD 2011 kepada Gubernur Jawa Barat untuk dievaluasi. "Kalau sudah ada evaluasi dari Gubernur, baru rancangan ini akan ditetapkan sebagai APBD 2011," tandasnya. 
Usai rapat paripurna pengesahan APBD 2011 itu, dilanjut dengan penanaman pohon trembesi yang dilakukan Bupati bersama unsur Muspida Kabupaten Sukabumi. Penanaman pohon trembesi di lingkungan gedung DPRD Kabupaten Sukabumi itu sebagai salah satu aplikasi dari program penanaman sejuta pohon.(frd)