Sedapnya Mie Ayam Sehat Warna-Warni WASEGI

Pengen merasakan kelezatan Mie Ayam ini ? Anda dapat merasakannya di Foodcourt Yogya Toserba Sukabumi Lantai 3

Galeri Online Produk UMKM Sukabumi

Sekarang cari oleh-oleh produk khas Sukabumi semakin mudah dengan telah diluncurkannya galeri/toko online lengkap produk UMKM Sukabumi. Anda bisa mengunjunginya di : www.ProdukSukabumi.com

Dinamika Bisnis Anda Bisa Ditampilkan Disini

Dinamika bisnis anda di Sukabumi dapat ditampilkan dalam website ini. Anda dapat mengirimkan informasi bisnis melalui alamat email : redaksi@bisnissukabumi.com

Dinamika Bisnis Anda Bisa Ditampilkan Disini

Dinamika bisnis anda di Sukabumi dapat ditampilkan dalam website ini. Anda dapat mengirimkan informasi bisnis melalui alamat email : redaksi@bisnissukabumi.com

Galeri Online Produk UMKM Sukabumi

Sekarang cari oleh-oleh produk khas Sukabumi semakin mudah dengan telah diluncurkannya galeri/toko online lengkap produk UMKM Sukabumi. Anda bisa mengunjunginya di : www.ProdukSukabumi.com

Tampilkan postingan dengan label bps. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bps. Tampilkan semua postingan

2 Juli 2012

Inflasi Kota Sukabumi Capai 0.31 Persen

SUKABUMI - Naiknya harga bahan bakar ditingkat eceran secara beruntun dalam dua bulan terahir, memberikan kontribusi signifikan terhadap terjadinya inflasi di Kota Sukabumi. Hal tersebut dikatakan Kepala Seksi (Kasi) Statistik Distribusi BPS Kota Sukabumi, Anita. Menurutnya, ada faktor lain yang menyebabkan inflasi di Kota Mochi ini. Diantaranya, tingginya biaya berobat dan naiknya ongkos transportasi. “Faktor-faktor diatas menjadikan Kota Sukabumi mengalami kenaikan inflasi sebesar 0,31% pada Mei 2012,”katanya. 
Sesuai dengan misinya BPS Kota Sukabumi sebagai pelopor data statistik terpercaya untuk semua, kami memberikan informasi yang sangat aktual. Sehingga bisa memperkuat landasan konstitusional dan operasional lembaga statistik untuk penyelenggaraan statistik yang efektif dan efisien. Dan lagi lanjut Anita, menciptakan insan statistik yang kompeten dan profesional, didukung pemanfaatan teknologi informasi mutakhir untuk kemajuan perstatistikan khusunya di Sukabumi Umumnya di Indonesia. Melaksanakan tugas pemerintahan di bidang kegiatan statistik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, merupakan tugas pokok BPS. Pengkajian dan penyusunan kebijakan nasional dibidang kegiatan statistik, juga merupakan salah satu fungsi yang harus dilaksanakan oleh BPS Kota Sukabumi dan lagi BPS memiliki salah satu wewenang yaitu perumusan kebijakan dibidangnya untuk mendukung pembangunan secara makro. 
“Sepanjang 2012 (sampai dengan bulan Mei ) di Kota Sukabumi terjadi inflasi sebesar 1,15%,”ujarnya. Menurutnya, kelompok kesehatan menjadi penyumbang inflasi tertinggi, dibanding kelompok pengeluaran lainya, yakni mencapai 3,34%. Sebaliknya kelompok pendidikan,rekreasi dan olahraga mengalami inflasi terendah sebesar 0,03% . “Secara umum komoditas yang menyumbang inflasi dan deflasi secara dominan pada bulan Mei 2012 tercatat ada 89 barang dan jasa, dalam paket komoditas Kota Sukabumi yang mengalami perubahan harga. Dimana 54 barang dan jasa mengalami kenaikan harga dan 35 lainya mengalami penurunan,”urainya. 
Berdasarkan data yang diterima dari Kantor BPS Kota Sukabumi menyebutkan, andil tertinggi disumbangkan oleh bahan bakar rumah tangga (LPG) yakni sebesar 0,073%, kemudian mobil 0,071 % , tarif rumah sakit 0,062 %, jengkol 0.051 %, tarif puskesmas 0,044 %, bawang merah 0,022 %, kue kering bermiyak 0,022 %, rokok kretek 0,015%, teri asin 0,014 %, dan kusen 0,007%. Sedangkan andil deflasi disumbangkan oleh telur ayam ras 0,046%,beras 0, 039%, cabe merah 0,012 %, tomat sayur 0,004%, emas perhiasan 0,004%, bawang putih 0,002%, bensin 0,002%, sepat asin 0,002%. “Jumlah kota-kota IHK di Indonesia yang mengalami inflasi dan deflasi hampir berimbang, dan hampir seluruh Ibukota Provinsi di pulau Jawa mengalami inflasi di Mei 2012, kecuali Kota Bandung, Ibu Kota Jawa Barat yang mengalami deflasi sebesar 0,23%, Kota Semarang mengalami inflasi tertinggi sebesar 0,36%,”terangnya. 
Secara gabungan di Jawa Barat terjadi inflasi sebesar 0,03 %, diatara tujuh kota pantauan IHK di Provinsi Jawa Barat, tiga kota mengalami deflasi yaitu Kota Depok sebesar 0,40%, Kota Sukabumi 0,31%, dan Kota Cirebon sebesar 0,10%. Sedangkan deflasi dialami oleh Kota Bandung sebesar 0,23 %, Kota Tasikmalaya sebesar 0,008%, Kota Bekasi 0,04% dan kota Bogor 0,03%. “Sedangkan inflasi tahun kalender (year to date ) Kota Sukabumi yakni bulan Januari sampai dengan bulan Mei 2012 sebesar 1,15%, sementara inflasi tahun ketahun atau (year on year) “mei 2012 terhadap mei 2011″ di Kota sukabumi sebesar 5,06 % *sumber warta IHK Kota Sukabumi,”pungkasnya. (cr5) 

4 Maret 2012

Lelang Pengadaan Mebeulair Kantor BPS Kota Sukabumi

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi saat ini sedang menggelar lelang secara elektronik untuk pengadaan mebeulair di kantornya yang baru. Metode pengadaan dilaksananakan dengan metode pelelangan umum dengan metode pasca kualiifikasi dan sistem gugur.
Adapun nilai pagu paket ditetapkan sebesar Rp. 218.000.000,-. Anggaran dana berasal dari APBN dan dapat diikuti oleh perusahaan dengan kualifikasi perusahaan kecil. Adapun syarat kualifikasinya adalah memiliki dokumen usaha lengkap dengan SIUP subbidang perdagangan meubelair, pengalaman dalam 4 tahun terakhir dibidang pengadaan barang yang sama, dan telah melunasi pajak tahun terakhir.
Jadwal pengadaan barang secara elektronik melalui LPSE : (Jadwal lengkap klik disini)

  • Download dokumen pemilihan dan kualifikasi : 1 Maret 2012 sampai 8 Maret 2012 pukul 11.00
  • Penjelasan dokumen lelang : 6 Maret 2012 pukul 10.00 - 12.00 WIB
  • Upload dokumen penawaran dan kualifikasi : 7 Maret 2012 mulai pukul 08.00 - 9 Maret 2012 pukul 23.45
  • Penetapan pemenang lelang : 15 Maret 2012 pukul 09.00 -12.00 WIB
Info lengkap silahkan kunjungi disini




22 November 2011

Inflasi Kota Sukabumi Stabil 3,28 Persen


SUKABUMI - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi memprediksikan hingga November 2011, kondisi perekonomian di Kota Sukabumi stabil. Hal tersebut disebabkan faktor cuaca yang mendukung iklim pertanian. 
Seperti yang dikatakan Kepala BPS Kota Sukabumi, Dudung Supriadi. Menurutnya, meski cuaca tidak mempengaruhi inflansi tapi yang bisa menyebabkan inflansi, ketersediaan dan permintaan masyarakat kecuali barang-barang impor berdasarkan nilai tukar rupiah.
Musim hujan yang melanda Kota Sukabumi akhir-akhir ini, lanjut Dudung sangat bermanfaat khususnya bagi para petani. Lantaran produksi pertaniannya bisa meningkat bila dibanding dengan musim kemarau. “Kondisi inilah yang melatarbelakangi tingkat inflasi di Kota Sukabumi dari Januari – November 2011 relatif stabil sekitar 3, 28 persen,”ujar Dudung saat dikonfirmasi Radar Sukabumi di ruang kerjanya, kemarin.
Meski relatif stabil, diakui Dudung, laju inflasi ini akan mengalami kenaikan satu bulan ke depan tepatnya Desember 2011. Namun tak perlu khawatir karena kenaikan itu tidak akan mencapai 50 persen. “Masyarakat tidak perlu khawatir akan naiknya inflasi di Desember. Sebab, Idul Fitri dan Idul Adha  telah dilalui yang notabene di dua hari besar keagamaan itu terjadi kenaikan harga barang yang cukup signifikan,”bebernya.
BPS menghasilkan keragaman data statistik baik sosial maupun ekonomi, yang di manfaatkan baik pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat umum. Fenomena yang terjadi di daerah perkotaan menunjukan luas lahan sawah akan semakin berkurang sejalan dengan banyaknya pembangunan di bidang perumahan, perdagangan atapun industri sehingga fungsi lahan pertanian berubah fungsi menjadi lahan bukan pertanian.
Masyarakat/responden hendaknya memberikan data secara akurat kepada pihak BPS. Karena dengan data tersebut bisa menggambarkan perekonomian Kota Sukabumi. “Kadang-kadang kedatangan tim BPS tidak di respon masyarakat. Sehingga hal ini menjadi kendala untuk mendapatkan data yang benar dan akurat tentang perekonomian di Kota Sukabumi. Semoga inflansi lebih stabil dan bisa lebih baik sesuai dengan seperti harapan masyarakat,”pungkasnya.(cr3)