Sedapnya Mie Ayam Sehat Warna-Warni WASEGI

Pengen merasakan kelezatan Mie Ayam ini ? Anda dapat merasakannya di Foodcourt Yogya Toserba Sukabumi Lantai 3

Galeri Online Produk UMKM Sukabumi

Sekarang cari oleh-oleh produk khas Sukabumi semakin mudah dengan telah diluncurkannya galeri/toko online lengkap produk UMKM Sukabumi. Anda bisa mengunjunginya di : www.ProdukSukabumi.com

Dinamika Bisnis Anda Bisa Ditampilkan Disini

Dinamika bisnis anda di Sukabumi dapat ditampilkan dalam website ini. Anda dapat mengirimkan informasi bisnis melalui alamat email : redaksi@bisnissukabumi.com

Dinamika Bisnis Anda Bisa Ditampilkan Disini

Dinamika bisnis anda di Sukabumi dapat ditampilkan dalam website ini. Anda dapat mengirimkan informasi bisnis melalui alamat email : redaksi@bisnissukabumi.com

Galeri Online Produk UMKM Sukabumi

Sekarang cari oleh-oleh produk khas Sukabumi semakin mudah dengan telah diluncurkannya galeri/toko online lengkap produk UMKM Sukabumi. Anda bisa mengunjunginya di : www.ProdukSukabumi.com

Tampilkan postingan dengan label konser musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label konser musik. Tampilkan semua postingan

5 Maret 2012

Untung Menggelegar Dari Konser Musik

Kesempatan menjadi promotor konser musik di tanah air tampaknya kian terbuka lebar. Animo masyarakat yang semakin besar untuk menonton konser menjadi salah satu pemicu peluang usaha ini. Bila mujur, keuntungan berlipat menanti. Animo masyarakat Indonesia untuk menyaksikan konser musik kian besar, baik itu yang menampilkan artis lokal maupun internasional. Fanatisme itu membuat bisnis promotor pertunjukan sangat menjanjikan. Potensi menjanjikan itu mendorong banyak pengusaha baru di bisnis pertunjukan. 
Ambil contoh PT Rajawali Indonesia. Semula, perusahaan itu bergerak di bisnis periklanan. Sejak tahun 2009, Rajawali yang berkantor di Yogyakarta itu beralih menjadi promotor musik. Alasannya, geliat pertunjukan konser musik di tanah air semakin hidup. Menonton konser musik sudah menjadi bagian gaya hidup. Buktinya, walaupun mahal, tiket tetap laku. “Paling tidak dua tahun terakhir acara konser musik artis mancanegara kian banyak, animo penonton juga membesar,” ujar Anas Syahrul Alimi, Chief Executive Officer PT Rajawali Indonesia. 
Secara bisnis, keuntungan menjadi promotor konser musik cukup besar. Menurut Anas, keuntungan bersih yang bisa diraih minimal 10%. Namun, jika konser berhasil, keuntungan bisa 100%, bahkan 200%. Tapi, Anas mengingatkan, menjadi promotor konser tidaklah mudah. Ada beberapa hal yang harus disiapkan, seperti jaringan, pengalaman, dan kemampuan finansial. Jaringan yang dimaksud adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjadi inti tim kerja, serta jaringan untuk menggaet sponsor. “Kami harus memiliki tim berpengalaman di bidang event organizer,” kata Anas yang akan menggelar konser kolaborasi Kahitna dan Rick Price, Maret nanti. 
Selain itu, perusahaan promotor sebaiknya juga memiliki pengalaman di bidang pertunjukan, periklanan, atau penyelenggaraan pertunjukan. Dengan bekal pengalaman itu, promotor paling tidak memiliki jaringan sponsor. Sebab, tidak mudah mendapatkan sponsor. Perlu usaha keras untuk meyakinkan bahwa produk sponsor sangat sesuai dengan segmen penonton. Sehingga, dengan menjadi sponsor, nilai produk ikut terdongkrak. 
Yang tak kalah penting, promotor konser juga harus mampu memberikan kepercayaan pada artis yang didatangkan. Kepercayaan itu bisa ditunjukkan dengan status perusahaan yang jelas dan deretan pengalaman dalam penyelenggaraan konser. “Kami mesti meyakinkan manajemen artis melalui curriculum vitae (CV) pengalaman konser,” katanya. Perusahaan promotor pemula biasanya harus berusaha kuat meyakinkan manajemen artis soal konsep pertunjukan dan sponsor yang bakal memberikan dukungan. Sebagai pemain baru, Anda juga harus bisa membuat konser yang bisa menarik banyak penonton dan mampu menyediakan biaya untuk membayar mereka. “Artis mancanegara biasanya tak hanya melihat dari sisi finansial, tetapi juga melihat kemampuan menjual tiket,’’ imbuh Anas. 
Fadli Wardhana, Head of Promotor 3 Ocean Live, perusahaan promotor yang lain, mengatakan, sebelum menyelenggarakan konser, sangat penting melihat kondisi pasar atau tren musik yang ada. Selanjutnya baru mendatangkan artis. ”Ketika grup band atau artis yang didatangkan mempunyai nilai pasar, tentu akan lebih memudahkan promosi dan penjualan tiket,” katanya. 3 Ocean Live baru berdiri tahun 2011 dan telah mendatangkan Jason Mraz, November silam. 

• Kesiapan Modal 
Nah, jika Anda ingin membangun perusahaan promotor konser, sebenarnya modal untuk beberapa keperluan. Yang utama adalah sewa tempat, izin usaha, karyawan, renovasi, dan perlengkapan kantor. Modal yang tak cukup besar adalah biaya untuk mengundang artis. Untuk menghadirkan artis lokal, setidaknya Anda harus mempersiapkan dana sekitar Rp 500 juta. Perinciannya, 40% di antaranya untuk membayar artis dan sisanya biaya produksi. Biaya produksi itu meliputi sewa tempat (15%), panggung (5%), tata lampu (5%), sound system (10%), promosi (20%), dan akomodasi artis (5%). Dana tersebut bukan termasuk dana dari sponsor. 
Mendatangkan artis mancanegara jelas membutuhkan biaya lebih besar, sekitar Rp 5 miliar hingga Rp 7,5 miliar. Dana-dana tersebut harus disiapkan di awal, sebelum promotor mengajukan kerja sama dengan sponsor. Bila berhasil menggaet sponsor, Anda mungkin akan menghemat dana promosi. Bila 60% tiket terjual, secara teoretis, Anda sudah balik modal. “Harga tiket rata-rata dibanderol Rp 150.000 hingga Rp 900.000,” kata Anas. 
Selain dari penjualan tiket, promotor mendapatkan untung dari sponsor. Biasanya, nilai sponsorship utama senilai 80% investasi awal penyelenggaraan konser. Sedangkan sponsor tipe dua dan tiga masing-masing 50% dan 25% dari investasi awal. Walaupun menguntungkan, bukan berarti bisnis ini tanpa risiko. Sebagai promotor, Anda juga harus bersiap tidak mendapat sponsor dan tiket tidak laku terjual semua. 
• Strategi Tiket Laris 
Nah, bila mematok harga tiket cukup tinggi, Anda harus menggencarkan strategi promosi. “Artis memang magnet utama, tapi tanpa strategi promosi yang kuat, hal itu sama sekali sia-sia,” kata Anas. Promosi bisa lewat media outdoor, seperti baliho dan spanduk. Bisa juga menggandeng media partner seperti radio. Media partner harus disesuaikan dengan segmentasi dan konsep konser supaya lebih mengena. Pemilihan media online seperti Facebook dan Twitter untuk promosi juga efektif dan menghemat biaya. Apalagi jika bisa berpromosi di media jejaring sang artis, sehingga dibaca oleh jutaan pengikut. 
Media lain yang digunakan adalah surat kabar. Rajawali, misalnya, bekerja sama dengan beberapa media lokal dengan bertukar logo dan waktu pemuatan rilis paling tidak hingga lima kali terbit. Kerja sama dengan operator seluler dengan memanfaatkan layanan SMS Blazz juga cukup manjur. Anda juga bisa masuk ke komunitas dan menyebarkan flyer di kafe-kafe. “Hal ini lebih efektif, karena pesannya langsung ke penerima,” katanya. 
Anda tertarik?

Sumber : Kontan

19 Januari 2011

The Changcuters Siap Guncang Sukabumi

Radar Sukabumi -- PT. Gudang Garam tbk kembali melucurkan produk baru, NUSA. Produk terbaru ini mengusung tagline “TOTALITAS SEBUAH KUALITAS”. Bagaikan seorang seniman yang membuat karya seni ukir pada sebatang korek api, untuk menghasilkan ukiran yang baik pada sebatang korek api yang sangat kecil, tentu saja memerlukan ketelitian, kesungguhan, dan TOTALITAS.
Sesuai dengan gambaran tersebut di atas, maka dalam rangka peluncuran rokok baru ini, NUSA mencoba menyapa calon konsumennya selain melalui iklan di media TV, juga meluncurkan sebuah KONSER MUSIK yang berbeda dengan konser musik yang selama ini pernah ada. Konser yang BARU PERTAMA KALI diadakan di Indonesia, yaitu sebuah konser yang mengkolaborasikan antara SENI dan MUSIK dalam satu panggung.
BARU PERTAMA KALI??…Ya!! Karena di dalam konser yang akan digelar sebanyak 12 (duabelas) kali di 8 ( delapan ) kota yang meliputi wilayah
Jawa Barat ( Bogor,Karawang, Sukabumi, Subang, Bandung,Sumedang, Tasikmalaya dan Cirebon) ini, NUSA akan memberikan kesempatan bagi
masyarakat untuk melihat sebuah pertunjukan yang dikemas secara apik, dimana akan digelar suguhan ART PERFOMANCE yang secara LIVE akan membuat sebuah karya seni/gambar melalui alat-alat yang tidak biasanya, seperti : Sekrup, Lakban, Daun Kering,Pita Kaset, Daun tembakau dan Cat.
Setelah sukses di gelaran pertamanya di Bogor pada 15 Januari 2011 lalu, minggu ini NUSA KONSER kan menggelar KONSER penuh TOTALITAS ini di Sukabumi, tepatnya di Lapangan Merdeka,Sukabumi pada Pk. 18.00 – selesai. Hal baru pun akan terus ditampilkan dalam KONSER ini. Lalu…
Mengapa dikatakan tidak biasa dan baru pertama kali? Karena Art Performance ini akan berkolaborasi mengiringi penampilan Band papan atas sekelas THE CHANGCUTERS. Baru pertama kali, karena ini memang baru pertama kalinya digelar dalam sebuah konser musik di Indonesia, kolaborasi
antara Performance Art dengan Band/Musik secara LIVE, dimana setiap karya seni yang dibuat hasil akhirnya akan menggambarkan cerita / judul lagu yang dibawakan oleh Band. Penonton yang hadir akan langsung melihat proses pembuatan karya seni tersebut dari Nol sampai selesai, melalui multimedia yang ditampilkan dalam Screen yang besar. Ini akan menjadi sebuah Konser luar biasa menarik. Art Performance dan Band papan atas akan berada dipanggung yang sama, berkolaborasi dengan sangat apik. Band akan tampil dengan lagu yang menjadi hits mereka, sementara Art Performance mengikuti penampilan mereka dengan mengukir karya seni-nya dalam sebuah cerita….sehingga….ketika lagu berakhir, tampilah sebuah
gambar artistik yang mewakili lagu yang dibawakan oleh CHANGCUTERS.
TOTALITAS dalam setiap detil persiapan event ini, bagaikan proses pembuatan setiap batang rokok NUSA, yaitu dengan penuh ketelitian, penuh kesungguhan, dan dikerjakan oleh para pelinting rokok yang ahli di bidangnya.. Bisa dibayangkan, mengukur waktu yang pas dan bersamaan antara lagu yang dibawakan dengan karya seni yang harus selesai secara bersamaan, bukan hal yang mudah. Selain itu juga mengkolaborasikan
antara musik dengan proses pembuatan karya seni sehingga menghasilkan
sebuah kolaborasi yang indah juga memerlukan sebuah kesungguhan
(TOTALITAS) untuk bisa menghadirkan sebuah kolaborasi yang ber-KUALITAS.
Namun hal itu sudah sangat diperhitungkan sebelumnya oleh rokok NUSA.
Para Performance Art yang dipercaya NUSA untuk mengambil bagian penting dalam KONSER NUSA ini adalah anak-anak muda berbakat dari Alumni Fakultas Seni Rupa dan Design ITB yang sudah melatih diri mereka berbulan-bulan lamanya untuk bisa menghasilkan sebuah karya seni yang dilakukan secara total sehingga menghasilkan sebuah kualitas yang bisa diandalkan. Begitu juga dengan pemilihan band papan atas seperti THE
CHANGCUTERS yang tentunya dipilih karena memiliki kriteria sesuai dengan Brand Image rokok NUSA, sebagai band yang berkomitmen dan sangat excellent di mata masyarakat khususnya generasi muda.
Tata panggung yang megah, tata lampu, multi media serta soundsystem berkapasitas puluhan ribu watt dan juga dancer akan menjadi pelengkap dalam suguhan KONSER NUSA di Lapangan Merdeka Sukabumi. Sudah
bisa dipastikan penonton yang hadir dalam KONSER NUSA ini akan mendapatkan kepuasan dan pengalaman luar biasa, menjadi bagian dari sebuah konser yang mengkolaborasikan antara SENI dan MUSIK yang baru
pertama kalinya digelar di Indonesia. Penonton yang hadir sesuai target NUSA adalah antara 25 – 30 tahun, yang memiliki packaging 12 batang rokok kretek yang bisa dinikmati oleh generasi muda yang “smart, optimistic,
independent, open – minded, dan hard working” di wilayah urban dan sub urban, karena NUSA adalah “rokok kretek dengan KUALITAS terbaik untuk usia yang lebih muda’’. Diharapkan selain bisa menikmati hiburan,
generasi juga akan terinspirasi untuk mengembangkan kemampuannya di bidang musik dan khususnya SENI, yang ternyata untuk membuat sebuah karya seni tidak hanya melulu menggunakan, kertas, pensil atau cat air,
bahan apapun bisa digunakan apabila memiliki kejelian untuk menggalinya.
Hal ini diterapkan pada produk NUSA, sehingga memiliki KUALITAS cita rasa terbaik. Untuk menyelengarakan konser ini, PT. Gudang Garam tbk, menggandeng DYNAMO sebagai Event Organizer dalam “KONSER NUSA” ini berharap konser ini bisa menjadi suguhan yang menarik dan mengisnpirasi kaum muda untuk TOTAL dalam berkarya sehingga menjadi generasi yang memiliki KUALITAS dalam membangun bangsa ini. “KONSER NUSA” hadir untuk generasi muda dan bisa ditonton GRATIIIISSSSSS!!!!!

Short URL: http://beta.radarsukabumi.com/?p=1811