Sedapnya Mie Ayam Sehat Warna-Warni WASEGI

Pengen merasakan kelezatan Mie Ayam ini ? Anda dapat merasakannya di Foodcourt Yogya Toserba Sukabumi Lantai 3

Galeri Online Produk UMKM Sukabumi

Sekarang cari oleh-oleh produk khas Sukabumi semakin mudah dengan telah diluncurkannya galeri/toko online lengkap produk UMKM Sukabumi. Anda bisa mengunjunginya di : www.ProdukSukabumi.com

Dinamika Bisnis Anda Bisa Ditampilkan Disini

Dinamika bisnis anda di Sukabumi dapat ditampilkan dalam website ini. Anda dapat mengirimkan informasi bisnis melalui alamat email : redaksi@bisnissukabumi.com

Dinamika Bisnis Anda Bisa Ditampilkan Disini

Dinamika bisnis anda di Sukabumi dapat ditampilkan dalam website ini. Anda dapat mengirimkan informasi bisnis melalui alamat email : redaksi@bisnissukabumi.com

Galeri Online Produk UMKM Sukabumi

Sekarang cari oleh-oleh produk khas Sukabumi semakin mudah dengan telah diluncurkannya galeri/toko online lengkap produk UMKM Sukabumi. Anda bisa mengunjunginya di : www.ProdukSukabumi.com

Tampilkan postingan dengan label bogor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bogor. Tampilkan semua postingan

13 Desember 2011

KRD Sukabumi-Bogor : Banyak Peminat, Namun Jadwal Perjalanan Terbatas

SUKABUMI - Terbatasnya jumlah perjalanan kereta rel diesel (krd) untuk rute Bogor - Sukabumi, membuat sebagian besar warga Bogor memilih dengan menggunakan minibus. Padahal, moda kereta api rute ini sebetulnya banyak peminat. "Lebih cepat, bebas macet," kata Mamat, salah seorang penumpang. Menurutnya, jadwal kereta tujuan Sukabumi yang hanya ada pada pagi dan sore. Ini sebabnya, mereka yang hendak bepergian di siang hari, lebih memilih menggunakan colt L300 untuk perjalanan ke Sukabumi. 
“Kereta hanya ada di waktu pagi dan sore, sehingga warga banyak yang menggunakan ini,” ujar Didin, sopir L 300, sambil menunjuk ke arah mobil yang akan dikemudikannya. Berbeda dengan kereta api, lama perjalanan menggunakan angkutan umum susah diprediksi. “Biasanya dua jam sudah sampai di Sukabumi. Tapi jika macet, perjalanan menjadi lima sampai dengan enam jam,” lanjut Didin. 
Kemacetan umumnya dialami saat waktu makan siang karena banyaknya karyawan pabrik di sepanjang jalan raya Bogor - Sukabumi yang beristirahat siang. “Faktor lainnya adalah mogoknya truk-truk pembawa air mineral isi ulang sehingga perjalanan menjadi lebih lama,” tambah Didin dengan logat Sundanya yang kental. 
Pernyataan tersebut diamini seorang penumpang asal Leuwiliang, Bogor yang hendak menuju Sukabumi. Namun, karena tak ada pilihan, ia naik juga. Beruntung, kapai mendapatkan sopir yang 'cerdik'. “Walaupun macet, banyak jalan pintas yang diketahui oleh para sopir ini, sehingga tidak ada masalah,” tuturnya yang biasanya menggunakan colt L300 sepekan tiga kali.

3 Mei 2011

PDAM Kota Sukabumi Menimba Ilmu Ke PDAM Tirta Pakuan Bogor

Bogor – Guna meningkatkan pelayanan air bersih, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi melakukan kerjasama dengan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor.  Kerjasama keduanya sesuai Nota Kesepakatan No. 824/SP.19-PDAM/2011 yang ditandatangani langsung oleh Direktur Utama PDAM Kota Bogor, Memed Gunawan dan Direktur PDAM Kota Sukabumi, Helmi Sutikno di Ruang Tengah Balaikota Bogor, Rabu (16/2).
Hadir dalam penandatanganan nota kesepakatan tersebut Walikota Sukabumi,Mokh Muslikh Abdussyukur dan Wakil Walikota Bogor, Achmad Ru’yat serta undangan lainnya.
Walikota Sukabumi,  Mokh Muslikh Abdussyukur mengatakan penandatanganan ini dilakukan sebagai kelanjutan reformasi birokrasi di Kota Sukabumi, salah satunya dengan berguru ke kota Bogor mengenai pengelolaan air bersih. Sehingga terjadi transfer of knowledge terhadap pelayanan prima untuk peningkatan pelayanan air bersih di Kota Bogor. “Kami rasa pada saat ini kami ingin melaksanakan reformasi birokrasi, kami ingin mengubah habbit aparat, menjadi pelayan masyarakat,” ujar Muslikh.
Lebih Lanjut Muslikh mengatakan, seperti perusahaan air minum lainnya, PDAM Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi juga menghadapi masalah kebocoran air minum. Angka kebocorannya mencapai 40%. Untuk itu, Muslikh berharap, dengan berguru kepada kota Bogor, diharapkan angka kebocoran bisa ditekan. “PDAM Kota Tirta Pakuan Kota Bogor sudah berhasil menekan angka kebocoran hingga 20%”, terangnya.
Sementara itu Wakil Walikota Bogor, Achmad Ru’yat menyambut baik niat kedua perusahaan daerah ini untuk bekerjasama. Ru’yat meyakini, bahwa ke depan akan terjadi simbiosis mutualisme antar kedua perusahaan daerah ini di dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “ Besar harapan kami dengan penandatanganan yang baru saja kita saksikan terjadi peningkatan pelayanan, dimana pemerintah Kota Bogor juga berkomitmen akan terus meningkatkan kualitas sambungan pelayanan,” harapnya.
Dengan ditandatanganinya nota kesepakatan ini, kedua belah pihak akan bekerjasama mulai dari ditandatanganinya nota tersebut hingga enam bulan ke depan. Dalam nota kesepakatan dijabarkan bahwa PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor akan memberikan bantuan pelayanan di bidang administrasi, dengan cakupan administrasi pelayanan, administrasi kepegawaian, administrasi keuangan, sistem pengelolaan distribusi, sistem pengelolaan produksi dan kehilangan air.

Sumber : BogorPlus.Com (Fahmi)