Sedapnya Mie Ayam Sehat Warna-Warni WASEGI

Pengen merasakan kelezatan Mie Ayam ini ? Anda dapat merasakannya di Foodcourt Yogya Toserba Sukabumi Lantai 3

Galeri Online Produk UMKM Sukabumi

Sekarang cari oleh-oleh produk khas Sukabumi semakin mudah dengan telah diluncurkannya galeri/toko online lengkap produk UMKM Sukabumi. Anda bisa mengunjunginya di : www.ProdukSukabumi.com

Dinamika Bisnis Anda Bisa Ditampilkan Disini

Dinamika bisnis anda di Sukabumi dapat ditampilkan dalam website ini. Anda dapat mengirimkan informasi bisnis melalui alamat email : redaksi@bisnissukabumi.com

Dinamika Bisnis Anda Bisa Ditampilkan Disini

Dinamika bisnis anda di Sukabumi dapat ditampilkan dalam website ini. Anda dapat mengirimkan informasi bisnis melalui alamat email : redaksi@bisnissukabumi.com

Galeri Online Produk UMKM Sukabumi

Sekarang cari oleh-oleh produk khas Sukabumi semakin mudah dengan telah diluncurkannya galeri/toko online lengkap produk UMKM Sukabumi. Anda bisa mengunjunginya di : www.ProdukSukabumi.com

Tampilkan postingan dengan label bakrie toll road. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bakrie toll road. Tampilkan semua postingan

16 Desember 2011

Pembangunan Tol Ciawi-Sukabumi Dpercepat, Target Selesai 2017

Jakarta - PT Bakrie Toll Road (BTR) bertekad mempercepat pembangunan konstruksi tol Ciawi-Sukabumi sepanjang 54 kilometer (km) sebagai jalan keluar macetnya ruas jalan nasional Ciawi-Sukabumi, sekaligus menunjang pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut. "Setiap tiga menit, truk-truk produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) melintas di ruas Ciawi-Sukabumi. Beban jalan sudah luar biasa, kemacetan sudah sepanjang waktu," kata Presiden Direktur PT Bakrieland Develompment, Tbk, Hiramsyah S Thaib usai Pencanangan Proyek Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi I, di Kabupaten Bogor, Jumat. 
Pencanangan itu sendiri, selain dihadiri Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, juga dihadiri oleh Bupati Bogor Rachmat Yasin, Walikota Bogor Diani Budiarto, Bupati Sukabumi Sukma Wijaya dan Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar. Lokasi pencanangan itu berlokasi di Kampung Cukanggaleuh, Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Tol Ciawi - Sukabumi, yang memiliki masa konsesi 45 tahun, direncanakan dioperasikan oleh PT Trans Jabar Tol (TJT) yang sahamnya dimiliki PT Bakrie Toll Road (60 persen), BUMD Jawa Barat PT Jasa Sarana (25 persen) dan PT Bukaka Teknik Utama (15 persen). 
 Hiramsyah yang juga Komisaris Utama PT Trans Jabar Tol melanjutkan, pihaknya akan menggunakan metode yang lebih maju yakni konstruksi awal (land clearing) akan dilakukan secara paralel dengan pembebasan lahannya. "Jadi, prosesnya simultan, lahan yang terbebas hampir 30 persen di seksi I ini langsung dilakukan 'land clearing'. Metode ini diharapkan tuntas pada kuartal III dan IV tahun depan dan langsung setelah itu, proses konstruksi dimulai," katanya. 
Tidak hanya itu, pihaknya terbuka menawarkan konsep pembebasan lahan secara massal kepada pemilik lahan dengan konsep "land lord consolidation" yakni pemilik lahan secara berkelompok akan ditawarkan lokasi baru dengan konsep kawasan berintegrasi. "Ketimbang setelah jual lahan, tak tahu harus pindah ke mana. Lebih baik diintegrasikan. Mereka juga bisa buat badan hukum seperti koperasi. Ini juga sesuai dengan tata ruang. Tentu yang kelola ini adalah Bakrieland, bukan BTR," katanya. 
Chief Commercial Officer PT TJT, Aswan Sunoto menyebutkan, untuk kepentingan pembebasan lahan pada seksi I Ciawi-Cigombong (14,6 km) diperlukan anggaran Rp700 miliar, termasuk biaya kelebihan tanah yang ditanggung oleh pemerintah (landcapping) dengan total kebutuhan lahan 134 hektare. Saat ini BTR telah mencairkan anggaran lebih dari Rp100 miliar untuk pengadaan hampir 30 persen lahan seksi I. "Seksi I ini diharapkan selesai pada akhir 2013 dan hingga seksi IV, ditargetkan pada 2016-2017," katanya sambil menambahkan bahwa lalu lintas harian rata-rata sesuai studi kelayakan tol ini adalah sebesar 16-17 ribu kendaraan. 
Secara total, Tol Ciawi-Sukabumi memiliki panjang 54 kilometer. Seksi I dari Ciawi-Lido (14,6 km), Cigombong-Cibadak (12,65 km), Cibadak-Sukabumi Barat (13,9 km), dan Sukabumi Barat-Sukabumi Timur (13,2 km). "Total investasi untuk seluruh ruas Ciawi-Sukabumi diperkirakan mencapai Rp7,8 triliun," katanya.

30 Januari 2011

Bakrie Tuntaskan Proyek Tol Ciawi-Sukabumi pada 2014

BANDUNG (bisnis-jabar.com): PT Bakrie Toll Road menargetkan penyelesaian beberapa proyek tol pada 2014, masing-masing Pejagan-Pemalang seksi I dan II, Batang-Semarang seksi V, dan Ciawi-Sukabumi seksi I.
Dirut Bakrie Toll Road Harya Hidayat mengemukakan saat ini pengerjaan proyek tol tersebut sedang tahap pembebasan lahan yang dikerjakan bersama pemerintah pusat dan daerah melalui Tim Pembebasan Tanah (TPT) dan Panitia Pengadaan Tanah (P2T) di masing-masing proyek tol.
Pembebasan lahan pada ruas Pejagan-Pemalang seksi I sepanjang 14 km sudah mencapai 75%. Sedangkan pada seksi II sepanjang 7 km mencapai 35%. Ruas tol seksi I dan II ini akan menempuh jalur Pejagan-Tegal.
Sedangkan pada seksi V pada ruas Batang-Semarang, yaitu Semarang-Ungaran (10 km) baru mencapai 5% dan pembebasan lahan seksi I Ciawi-Cijeruk (14 km) pada ruas Ciawi-Sukabumi mencapai 10%.
“Kami menargetkan proses pembebasan lahan seluruhnya rampung pada 2011 dan berlanjut pada pembangunan konstruksi pada 2012, dan proyek tol tersebut selesai pada 2014,” katanya.
Panjang tol Pejagan-Pemalang total 57 km, terbagi empat seksi. Panjang total Batang-Semarang (75 km), terbagi lima seksi. Tol Ciawi-Sukabumi (54 km), terbagi empat seksi.
Dia mengemukakan tujuan utama penyelesaian proyek-proyek tersebut karena realisasinya sudah sangat mendesak.
“Kemacetan lalu lintas di kawasan-kawasan tersebut sudah sedemikian parah seperti di Lido Sukabumi,” katanya.
Di sisi lain, tol yang dibandung itu akan tersambung dengan tol yang telah ada sebelumnya.
Tol Pejagan-Tegal akan melanjutkan Kanci-Pejagan. Tol seksi I Ciawi-Sukabumi merupakan ekstensi tol Jagorawi. Serta, Tol Semarang-Ungaran perpanjangan tol Semarang-Solo.
Harya optimistis realisasi proyek sesuai jadwal mengingat proses pembebasan lahan di masing-masing proyek yang berjalan lancar.
Di sisi lain, hingga saat ini sindikasi perbankan nasional yang mendanai ketiga proyek tersebut masih berkomitmen untuk menyokong dana pembangunan.