Jasa pemasangan ini seiring dengan trend bracket gigi kawula muda yang lagi in. Gaya hidup menunjukan status sosial pemakainya. Sudah tentu pemasangan behel gigi oleh tukang gigi tidak dapat dibenarkan baik dari segi izin maupun kompetensinya. Tukang gigi hanya diperbolehkan membuat gigi tiruan lepasan itupun bagi tukang gigi yang punya izin dari instansi berwenang.
Pemasangan bracket/behel gigi sendiri menjadi kewenangan dokter gigi spesialis orthodonthi/spesialis meratakan gigi. Dokter gigi diperbolehkan memasang bracket untuk kasus-kasus tertentu saja.
Dampak pemasangan bracket oleh tukang gigi banyak sekali. Di samping dari segi ekonomi merugikan masyarakat (walau murah tapi tidak ada hasilnya). Yang lebih menghawatirkan gigi yang dipasang bracket oleh tukang gigi bukan jadi bagus tapi malah berantakan. Karena pemasangan bracket gigi perlu persiapan dan analisa serta perencanaan yang matang.
Perlu rotngen gigi keseluruhan, perlu dibuatkan model rahang gigi yang akan dibracket dan yang penting perlu analisa yang tentunya tidak semua orang bisa melakukan.
Oleh karena itu jangan pasang bracket/behel gigi pada tukang gigi atau pada orang sama sekali tidak punya kompetensi atau kemampuan. Sebaiknya konsultasi ke dokter gigi baik di puskesmas atau rumah sakit atau dokter gigi praktik perorangan di Kota atau di Kabupaten Sukabimi yang jumlahnya cukup banyak.
Praktik pasang kawat gigi ilegal dapat membahayakan pasien. Bila bukan pada ahlinya justru menyebabkan kerusakan syaraf dan sendi rahang. Fungsi utama pemasangan kawat, untuk merapikan gigi bukan sebagai gaya hidup.
Bila gigi telah rapi akan berpengaruh pada fungsi mengunyah, mudah dibersihkan, berbicara dan terakhir penampilan terlihat bagus. Sedang pemilik izin praktik pemasangan kawat gigi hanya diberikan pada dokter gigi spesialis orthodontik. Bila ada dokter gigi biasa dan ahli gigi yang membuka praktik pemasangan kawat gigi, itu bisa dibilang ilegal. Dokter-dokter yang membuka praktik pemasangan kawat gigi ilegal biasanya menggunakan bahan-bahan dari Cina yang diragukan keamanannya. Spesialis orthodontik selalu mengutamakan keselamatan pasien yang ingin memasang kawat gigi, standar aman menggunakan alat, dan bahan dari Jerman. (rp3)










